Komentar yang membanjiri media sosial pribadi tersebut, menuding Gubernur NTT mengabaikan kepentingan masyarakat, kriminalisasi masyarakat, dan mengeksploitasi masyarakat.
Menanggapi berbagai tuduhan tersebut, Gubernur Melki menegaskan sengketa hukum yang bersangkutan, silahkan berproses melalui kamar hukum.
“Urusan sengketa hukum yang bersangkutan, silakan berproses melalui kamar hukum sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku. Sebagai Gubernur, tentu menerima semua pihak yang berkunjung dan ingin diskusi membangun NTT siapa saja, sesuai waktu kami yang tersedia,” tegasnya Kamis, 2 April 2026.
Pengembangan pariwisata, menurut Gubernur, tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga harus memastikan keterlibatan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











