KUPANG, fokusnusatenggara.com — Fransisco Bessie membantah keras pernyataan yang beredar di media online terkait dugaan penggelapan dana. Dalam pemeritaan tersebut dana UKT yang disebut-sebut digunakan untuk kepentingan pribadi.
“ Ini pernyataan, opini yang menyesatkan. Tudingan tersebut tidak berdasar dan sarat kepentingan. Isu yang beredar tersebut muncul dari pihak-pihak yang tidak puas atau kalah dalam suatu proses internal. Ini jelas tidak benar dan tegas saya bantah ,” kata Fransisco Bessie ( 21/4) di pelataran gedung Pengadilan Negeri Kupang.
“Ini orang sakit hati, orang yang kalah dalam pertandingan lalu membuat opini seperti ini,” tambah Fransisco.
Fransisco juga menyinggung komunikasi yang beredar, yang menurutnya melibatkan sosok bernama Filmon Nuga. Ia menilai pihak tersebut hanya menjadi perantara dan diduga digerakkan oleh pihak lain yang memiliki kepentingan tertentu.
“Filmon Nuga ini anak Taekwondo. Dia ini hanya pion, diduga digerakkan oleh orang-orang yang berkepentingan. Mereka yang kalah dan tidak tahu apa-apa mencoba membangun opini,” katanya.
Fransisco menyebutkan persoalan internal organisasi justru bermula dari tidak adanya transparansi laporan keuangan sejak tahun 2023. Ia mengaku telah berulang kali meminta pertanggungjawaban, namun hingga kini belum mendapat kejelasan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











