Kebangkitan ekonomi pasca pandemi juga mulai terlihat, khususnya melalui kegiatan-kegiatan kerakyatan seperti pawai Paskah yang melibatkan lebih dari 300 pelaku UMKM dan menghasilkan perputaran uang mencapai 2 hingga 3 miliar rupiah dalam satu hari. “Kegiatan seperti ini akan terus dikembangkan dalam bentuk event wisata religi, yang menggabungkan unsur iman, budaya, dan pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif seluruh aparat dan masyarakat dalam menyukseskan program penanganan sampah. Menurutnya, Roadmap penanganan sampah sudah disusun dan proses pengadaan fasilitas sedang berjalan. Ia mengimbau camat dan lurah untuk segera mensosialisasikan roadmap ini hingga ke tingkat RT. Kota Kupang harus menjadi kota yang bersih dan nyaman, bukan hanya sebagai warisan dari leluhur, tetapi juga sebagai pinjaman dari anak cucu yang kelak akan mempertanyakan apa yang ditinggalkan untuk mereka.
Di tengah semangat perubahan itu, Wali Kota menyatakan bahwa “Membangun kota bukan hanya tentang infrastruktur atau gedung-gedung megah, tetapi juga membangun karakter, budaya, dan lingkungan sosial yang saling menghargai. Kota yang baik adalah kota yang memiliki udara pagi yang bersih, taman-taman yang asri, sistem transportasi yang layak, dan masyarakat yang hidup dalam toleransi serta harmoni,” kata dr. Christian
Menutup sambutannya, dr. Christian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu menjaga Kota Kupang sebagai rumah bersama yang penuh kasih dan harapan. Ia mengutip pepatah Latin, “Ubi concordia ibi victoria” — “Dalam persatuan, di sanalah kemenangan berada.” Sebagai bentuk penghargaan dan dukungan terhadap pengabdian warga. Dalam kesempatan tersebut Wali Kota juga menyerahkan sejumlah bantuan dan penghargaan, termasuk santunan bagi PNS yang pensiun, wafat, atau mengalami cacat tetap, bantuan sosial kepada panti asuhan dan rumah ibadah, serta santunan kematian dan beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan untuk ahli waris pegawai yang telah meninggal dunia. Selain itu, ia juga menyerahkan hadiah lomba dalam rangka HUT Kota Kupang yang digelar oleh Dinas Pariwisata.
“Dirgahayu Kota Kupang ke-139. Dirgahayu Kota Kupang ke-29 sebagai daerah otonom. Selamat Hari Otonomi Daerah. Mari kita jaga Kota Kupang ini, bukan hanya untuk kita, tapi untuk anak-anak kita kelak. Teamwork makes the dream work. Kerja tim membuat mimpi menjadi kenyataan,” tutup Wali Kota
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











