Untuk bantuan sosial, Pemkot telah menyalurkan beras 20 kilogram kepada 23.000 kepala keluarga, menyediakan liang lahat gratis bagi keluarga kurang mampu, serta menyiapkan mobil gratis untuk calon pengantin dari kalangan prasejahtera. Program “Ina Kasih” yang digagas wakil wali kota juga akan membagikan pembalut gratis kepada perempuan dari keluarga miskin.
Reformasi birokrasi diwujudkan melalui pembayaran Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN secara penuh dan tepat waktu selama 12 bulan, percepatan penyerahan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta pembukaan pojok aduan di rumah jabatan wali kota untuk menampung aspirasi warga secara langsung.
“Enam bulan ini bukan perjalanan yang mudah. Tapi dengan doa, kerja kolaborasi, dan dukungan semua pihak, termasuk media, kita mampu meletakkan dasar untuk perubahan besar di Kupang,” ujar Wali Kota Kupang.
Acara yang dihadiri jajaran DPRD Kota Kupang, perangkat daerah, tokoh masyarakat, partai pendukung, dan lebih dari 100 jurnalis itu ditutup dengan apresiasi khusus bagi insan pers yang dinilai turut menjaga optimisme publik melalui pemberitaan positif tentang pembangunan kota.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











