ALOR, fokusnusatenggara.com –Setelah tatap muka dengan warga di Kabir, kecamatan Pantar, calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) bersama rombongan bertolak ke Baranusa. Perjalanan menuju Baranusa dijangkau melalui jalur darat dan laut dengan jarak tempuh sekitar 1 jam.
Dalam safari politik kali ini rombongan SPK memilih menggunakan transportasi laut. Sebuah kapal kayu menjadi tumpangan calon Gubernur nomor urut 3 bertemu warga Baranusa.
Hamidun Umar, anggota DPRD Kabupaten Alor dari partai PKS, menjelaskan perjalanan menuju Baranusa bisa menggunakan transportasi darat tetapi kondisi jalan tidak begitu baik sehingga transportasi laut menjadi pilihan terbaik.
“Sedang ada perbaikan jalan jadi kita gunakan kapal laut lebih nyaman,” ujar Hamidun.
Kendati menyebut perjalanan melalui laut lebih nyaman, namun kenyataan tidak seindah kata nyaman yang diucapkan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











