ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Investasi Rp1.140 Triliun dan 5,5 Juta Lapangan Kerja Mengintai

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
lt
PLTS 100 GWp Resmi Diluncurkan, Prabowo Bidik Swasembada Energi dan Ekonomi Baru Indonesia ( Ist )

Dari sisi lingkungan, implementasi seluruh program tersebut diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon hingga 140 juta ton CO2 per tahun. Sementara dari sisi ekonomi, nilai investasi program diperkirakan mencapai sekitar 71,3 miliar dolar AS atau setara Rp1.140 triliun.

“Kalau ini mampu kita implementasikan semuanya, kita dapat menurunkan emisi sebesar 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon sebesar 6,31 triliun rupiah,” ucap Bahlil.

Tidak hanya berbicara soal energi bersih, program raksasa tersebut juga diproyeksikan membuka sekitar 5,5 juta lapangan kerja yang terdiri atas sekitar 3,465 juta tenaga kerja konstruksi dan 2,053 juta tenaga kerja manufaktur.

Baca Juga :  Menhan Berencana Terapkan Program Bela Negara di Papua

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan PLN siap mendukung penuh arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan PLTS 100 GWp. PLN akan memastikan kesiapan sistem kelistrikan, infrastruktur pendukung, serta integrasi pembangkit energi surya agar berlangsung andal dan berkelanjutan.

“PLN siap melaksanakan penugasan Bapak Presiden untuk mempercepat pengembangan PLTS 100 GWp. Sebagai bagian dari ekosistem kelistrikan nasional, PLN akan all out agar pengembangan energi surya dapat terintegrasi dengan sistem kelistrikan secara andal, aman, dan berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Baca Juga :  Kapolri Intruksikan Seluruh Humas Polri Jalin Kerjasama dengan Media Online

Khusus di Bali, PLN bersama Pemerintah Provinsi Bali akan mengembangkan lima klaster PLTS dengan total kapasitas mencapai 1.000 MWp yang didukung Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 3.300 MWh. Dari jumlah tersebut, Klaster Gilimanuk akan dikembangkan dengan kapasitas PLTS mencapai 300 MWp.

Darmawan menegaskan, transformasi energi bukan sekadar mengganti sumber energi fosil dengan energi yang lebih bersih. Menurutnya, listrik menjadi fondasi penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pilkada Dianggap Mahal, Prabowo Ingin Kepala Daerah Kembali Dipilih DPRD

“Transformasi energi bukan hanya tentang mengganti sumber energi menjadi lebih bersih. Lebih dari itu, listrik merupakan fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. PLN siap menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemandirian dan swasembada energi,” pungkas Darmawan

 

  • Bagikan