ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dua negara, Indonesia dan Timor Leste Perkuat Kolaborasi Pengelolaan DAS Lintas Batas

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com    Indonesia dan Timor Leste memperkuat kolaborasi pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) lintas batas untuk menjamin ketahanan air, pangan, dan ekonomi.

Komitmen kedua negara itu dibahas dalam lokakarya awal proyek MITLTW (Management of Indonesia and Timor Leste Transboundary Watershed) yang digelar di Hotel Sotys Kupang sejak 22–23 Mei 2025.

Lokakarya ini menghadirkan pemangku kepentingan dari instansi pemerintah, masyarakat sipil, hingga akademisi untuk memperkuat kolaborasi dalam mengelola DAS lintas batas Talau-Loes dan Mota Masin.

Baca Juga :  Presiden Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Untuk Pacu Pemerataan dan Keadilan di Luar Pulau Jawa

Upaya ini bertujuan untuk menjamin ketahanan jangka panjang atas air, pangan, dan ekonomi bagi masyarakat perbatasan di Kabupaten Belu dan Malaka (Indonesia) serta Munisipalitas Bobonaro dan Covalima (Timor-Leste).

Salah satu sorotan utama adalah pembahasan rencana pembaruan Implementation Arrangement (IA) berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) bilateral bidang kehutanan yang salah satunya pengelolaan DAS.

IA Ini merupakan aksi nyata dalam mendukungan program prioritas masing – masing negara dan capaian indikator SDG’s 6.5.2 tentang kerja sama pengelolaan air lintas negara.

Baca Juga :  Sinar Mas Dukung Rekonstuksi Rumah Ibadah dan Sekolah

“Implementation Arrangement ini bukan sekadar dokumen kesepakatan bersama tetapi merupakan peta jalan bersama menuju pembangunan ekosistem dan komunitas yang tangguh di kedua sisi perbatasan dalam koridor pengelolaan DAS lintas negara, ujar Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum, Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Rehabilitasi Hutan, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

“Kita harus bertindak bersama untuk melindungi hutan sebagai prosesor sumber daya air bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Baca Juga :  Yayasan Muslim Sinar Mas Sapa Pesantren Tahfizh Daarul Quran

Ketut S. Putra, Penasihat Senior DAS Lintas Batas Asia dari Conservation International, menambahkan, DAS melintasi batas administrasi tidak hanya dalam satu negara, bahkan lintas negara, dengan MITLTW, diharapkan dapat menyelaraskan tidak hanya kebijakan, tetapi juga nilai dan tindakan antar batas administrasi.

Hermenegildo de Almeida Granadero, Direktur Jenderal Kehutanan, Kementerian Pertanian dan Perikanan (Timor-Leste), menggemakan pesan tersebut.

  • Bagikan