BMKG juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem. Masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruangan.
“Khusus wilayah dengan topografi curam, bergunung, dan bertebing, masyarakat diimbau waspada terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang apabila terjadi hujan dengan durasi panjang,” lanjut BMKG.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan potensi banjir lahar hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki di wilayah Flores Timur.
Mengingat kondisi cuaca yang bersifat dinamis, BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan peringatan dini cuaca ekstrem melalui layanan Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang serta aplikasi Info BMKG. Kepala daerah juga diimbau untuk berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri guna meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











