“Kami juga tengah mengembangkan gerakan One Village One Product (OVOP) di mana setiap desa di NTT kami dorong untuk memiliki produk unggulan yang khas dan memiliki daya jual di pasar lokal, nasional, bahkan ekspor. IKBB Saroha bisa ikut serta dalam pendampingan UMKM, membuka akses pasar dan jaringan bisnis yang lebih luas melalui anggota yang tersebar di berbagai sektor usaha,” kata Wagub Johni.
Beliau juga mengungkapkan sinergi antara semua pihak menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Sangat dibutuhkan keterlibatan masyarakat, diaspora, dan komunitas-komunitas etnis menjadi kekuatan untuk mempercepat transformasi mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, berkelanjutan.
Wakil Gubernur juga mendorong IKBB Saroga NTT untuk mengambil bagian dalam pelestarian lingkungan hidup dengan melakukan gerakan penanaman pohon serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Ketua Umum IKBB Soroha drg. Manginar Sidabutar, MHID menyampaikan pentingnya membangun organisasi IKBB Saroha dengan memiliki semangat persaudaraan dan kesatuan hati untuk memperkuat kebersamaan dengan menjaga identitas asli dan kehormatan paguyuban masyarakat Batak hingga menghargai keanekaragaman budaya di NTT.
“Kami juga sangat memohon dukungan agar IKBB Saroha ini mampu bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun daerah ini,” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











