Posko Desa Eputobi: 1.031 jiwa
Posko Kobasoma: 721 jiwa
Posko Ile Gerong: 180 jiwa
Selain memasak dan mendistribusikan makanan, Polri juga Mengamankan Logistik: Personel menjaga gudang logistik di setiap posko dan membantu pendistribusian bantuan sosial.
Melayani Kesehatan: Layanan kesehatan aktif diberikan di semua posko, dengan keluhan umum seperti batuk, pilek, ISPA, dan alergi.
Menyediakan Air Minum: Mobil Water Treatment dari Brimob Polda NTT dan Polda lainnya mendistribusikan air bersih setiap tiga jam untuk memastikan kestabilan alat dan mencukupi kebutuhan pengungsi.
Trauma Healing: Tim trauma healing Polres Flotim, Dokkes Polda NTT, dan Dit. Sabhara Polda NTT menjadwalkan layanan ini secara berkala untuk membantu anak-anak dan pengungsi mengatasi trauma akibat bencana.
Menurut Kombes Pol Ariasandy, kebutuhan logistik utama mencukupi untuk satu minggu ke depan. Dukungan masyarakat dan koordinasi instansi terkait menjadi kunci dalam menjaga kestabilan pelayanan.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, baik melalui layanan kesehatan, bantuan logistik, maupun dukungan psikologis. Ini adalah bentuk nyata dari semangat Polri dalam melayani dan melindungi,” ujarnya.
Kegiatan ini menggambarkan solidaritas dan semangat gotong royong antara Polri, masyarakat, dan instansi terkait dalam menghadapi situasi bencana. Dengan sinergi ini, diharapkan para pengungsi dapat merasa aman, nyaman, dan optimis di tengah cobaan bencana.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











