ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Pertanian RI Harapkan Kedepan Provinsi NTT Segera Swasembada Pangan

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Sementara itu Pj. Gubernur Andriko Noto Susanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada Provinsi NTT melalui pembangunan embung, bendungan hingga alat pompa air, pupuk dan bantuan lainnya untuk swasembada pangan NTT dan kedepan berkontribusi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Kita masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah diantaranya persentase penduduk miskin yang berada di angka 20 persen, kemudian miskin ekstrem 28 persen dan Stunting 37 persen ditahun lalu sehingga dengan hadirnya program swasembada pangan, harapannya kita bisa menyelesaikan hal-hal tersebut. Kemudian kami laporkan bahwa lahan basah 300 Ribu Hektar dan Presiden ke-7 Joko Widodo sudah membangun 7 Bendungan di NTT, sehingga saat Beliau meresmikan Bendungan Temef Ia mengatakan bahwa yang dibutuhkan NTT adalah air dan sekarang kita membangun air,” ujarnya.

Andriko menambahkan, selain 300 Ribu Hektar lahan basah, masih terdapat 123 Ribu Hektar lahan basah yang bisa dicetak sawah karena didukung ketersediaan irigasi di daerah ini.

Baca Juga :  Bupati Sikka Lantik 710 pejabat Eselon III Dan IV

“Kita juga memiliki 4 Juta Hektar lahan kering, ketika kunjungan Presiden Prabowo di acara pembukaan Sidang Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang (4/12/2024) waktu lalu, sudah kami sampaikan bahwa kami juga ingin lahan kering dimaksimalkan dengan memperbanyak pembangunan embung. Presiden telah menyampaikan persetujuannya dan melalui kehadiran Bapak Mentan hari ini kiranya hal tersebut dapat segera terlaksana,” tambahnya.

“Kami juga sampaikan terima kasih atas Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal yang menjadi fondasi menuju kemandirian pangan dan swasembada pangan. Kami berharap agar Provinsi NTT kedepan menjadi lumbung pangan nasional, karena di NTT telah tersedia banyak lahan dan yang diperlukan adalah penguatan dengan program-program strategis nasional,” tutup Pj. Andriko.

Baca Juga :  Dua Polisi dan Bidan Bantu Ibu Hamil Melahirkan di Tengah Pengungsian Gunung Lewotobi

Sementara itu Bupati Kupang, Alexon Lumba mengungkapkan bahwa kehadiran Mentan Andi merupakan bentuk dukungan untuk mengoptimalkan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah di Kabupaten Kupang.

“Kabupaten Kupang memiliki sumber daya alam yang melimpah termasuk keberadaan sejumlah bendungan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung irigasi pertanian. Melalui optimalisasi pemanfaatan bendungan ini kami percaya dapat meningkatkan produktivitas pertanian khususnya komunitas padi secara signifikan sehingga Kabupaten Kupang tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan padi tingkat lokal tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkap Pj. Bupati Alex.

Baca Juga :  Pj. Gubernur NTT Tinjau Langsung Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SD Inpres Osmok Kota Kupang

Pada kesempatan ini turut dilaksanakan penyerahan bantuan benih padi dan jagung dari Kementerian Pertanian RI untuk mendukung swasembada pangan tahun 2025 di lahan seluas 51.737 ribu hektar kepada 9 Kelompok Tani. Untuk diketahui benih jagung yang diserahkan merupakan hasil produksi Pemerintah Provinsi NTT dengan merek Hibrida “Nusa Timore 77” varietas Nusa-01.

Turut hadir pada kegiatan ini Forkopimda Provinsi NTT, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov. NTT, Forkopimda Kabupaten Kupang, Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemkab. Kupang

  • Bagikan