“Semua yang lulus, itu tidak bisa diakalin karena hasilnya memang sudah begitu. Ada lima orang yang masuk kuota Mabes Polri dan enam orang kuota reguler. Kalau kuota Mabes itu ada persoalan, maka pasti kami panggil Kapolri untuk rapat dengar pendapat,” tegas Jacki Uly.
Jacki Uly juga menekankan pentingnya masyarakat NTT berpikir cerdas dan tidak membiarkan isu suku, agama, dan ras (SARA) menjadi bola liar.
Ia memastikan belasan Catar Akpol dari Polda NTT yang dinyatakan lulus sudah melalui prosedur tes yang ada. Pada pengumuman kelulusan Catar Akpol di Polda NTT, dinyatakan bahwa 11 orang lulus, di mana enam orang adalah kuota Polda NTT dan lima orang merupakan kuota Mabes Polri.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











