Penggunaan speed boat Polairud tersebut memungkinkan proses rujukan dilakukan lebih cepat sehingga kedua korban dapat segera mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit TC Hillers Maumere.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan kehadiran personel kepolisian di tengah bencana tidak hanya berkaitan dengan pengamanan, tetapi juga menyangkut misi kemanusiaan.
“Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih dalam situasi bencana dan kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan segera,” ujar Sajimin, Senin (16/8/2026).
Menurut dia, tindakan cepat Bhabinkamtibmas bersama personel Polairud merupakan bentuk respons kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
“Kami memberikan apresiasi kepada personel yang telah membantu proses evakuasi kedua korban. Dalam situasi seperti ini, kecepatan penanganan sangat penting,” katanya.
Polda NTT memastikan personel di wilayah terdampak gempa terus melakukan pemantauan dan membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Evakuasi dua warga Palue tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polairud dalam mendukung penanganan bencana, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











