“Ini pemimpin luar biasa, begitu peduli kemanusiaan. Dia rela memberikan kursinya untuk ibu hamil,” kata Yublina, warga Amfoang. Kunjungan Gibran ke Amfoang dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Kabupaten Kupang, termasuk kerusakan Jembatan Termanu dan Jembatan Manubelon yang selama ini menyebabkan sejumlah wilayah terisolasi. Dalam dialog bersama warga, Gibran mengatakan kunjungan ke Amfoang tidak masuk agenda awal kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Timur.
Namun, ia memutuskan datang setelah menerima aspirasi mahasiswa Kabupaten Kupang yang tergabung dalam PERMASKKU.
“Kunjungan saya ke Amfoang ini tidak masuk dalam jadwal yang ada. Namun karena begitu tiba di Kupang, ada mahasiswa Kabupaten Kupang yakni PERMASKKU menyampaikan aspirasi ini, saya upayakan datang,” kata Gibran. Ia menegaskan persoalan infrastruktur dan transportasi masyarakat Amfoang akan dikoordinasikan bersama kementerian terkait agar dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











