“Kesuksesan itu diraih bersama. Tidak bisa sendiri. Karena itu, kita harus bersatu, tidak boleh ada seperti kerikil dalam sepatu. Hari ini adalah saat yang tepat untuk saling mengampuni, bukan hanya bersalaman, tetapi menyentuh hati,” ujarnya dengan penuh semangat.
Menutup sambutannya, Kapolda NTT juga secara pribadi meminta maaf kepada seluruh anggota atas kekhilafan maupun kebijakan yang mungkin kurang berkenan selama masa kepemimpinannya.
“Saya mohon maaf jika ada kekeliruan atau hal-hal yang tidak menyenangkan selama kita bekerja bersama. Mari kita kembali pada hubungan yang hangat dan penuh persaudaraan untuk menjalankan tugas kita dengan lebih baik ke depan,”tutupnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan saling bersalaman dan ramah tamah di lingkungan Mapolda NTT sebagai simbol dari semangat kebersamaan dan kebangkitan etos kerja pasca Idulfitri.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











