Ia menambahkan bahwa hingga saat ini penyebab pasti sakit massal tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan menunggu hasil laboratorium dari pihak rumah sakit. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan keracunan makanan, namun belum bisa disimpulkan secara pasti.
“Kami imbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah untuk tetap tenang. Percayakan proses penyelidikan ini kepada kami. Kami bekerja sama dengan tenaga medis dan laboratorium untuk mencari tahu penyebab utamanya,” tambah Wakapolda NTT.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak-anak di lingkungan sekolah. Kapolda NTT melalui Wakapolda berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar tidak terulang di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi sebagian besar siswa mulai membaik dan beberapa di antaranya sudah diizinkan pulang. Sementara pihak kepolisian terus memantau perkembangan kasus ini dan akan memberikan informasi lanjutan setelah hasil laboratorium keluar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











