KUPANG, fokusnusatenggara.com — SPBU/APMS milik CV Palapa, yang berlokasi di Lingkar Luar, Kelurahan Nangalimang, Kecamatan Alok Maumere, didugamenimpun BBM bersubsidi. Dugaan ini ditangkap langsung warga dan awak media, Kamis 3 Juli 2025.
Terpantau, dalam kurun waktu kurang dari 20 menit, warga dan awak media memergoki seorang pemuda yang dua kali mengisi Pertalite menggunakan sepeda motor bertangki besar. Aktivitas itu tak berhenti di SPBU. Ia lalu terlihat menuju sebuah lokasi tersembunyi sekitar 500 meter dari SPBU, tempat BBM diduga dipindahkan ke dalam jeriken dan botol bekas air mineral dalam jumlah besar.
Diduga Libatkan Oknum Petugas SPBU
Menurut sejumlah warga setempat, dua dari tiga nosel pengisian Pertalite di SPBU tersebut sering digunakan untuk transaksi pembelian berulang, diduga atas kolaborasi antara pembeli dan petugas SPBU.
“Kami sering lihat motor yang sama bolak-balik isi BBM. Sementara antrean warga bisa sampai 1 jam lebih,” ujar Moat Vanus ( nama samara ) salah satu warga Nangalimang yang enggan disebut namanya seperti dilansir news-daring.com .
Kondisi ini makin memperburuk kelangkaan BBM di Maumere. Antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan harian yang meresahkan warga.
Manajemen SPBU Bungkam, Bukti Lapangan Tak Terbantahkan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











