Warga pun kemudian menginterogasi sang janda bersama Kades di dalam rumah. Kepada warga Kepala Desa mengaku sudah nikah siri dengan sang janda. Ayah sang janda pun meyakinkan juga.
“Terus kita tanya saksinya siapa, buktinya apa to mas. Nah bapaknya itu bilang saksinya hanya dirinya sendiri.
Warga menganggap pernikahan siri itu tak diketahui warga pun meminta si janda kembali dinikahkan di hadapan warga.
Karena kades juga punya istri, warga pun meminta istri Kepala Desa juga dihadirkan.
“Kami lakukan demi menjaga kondusifitas keamanan lingkungan. Kami menyayangkan perbuatan Kades, sebagai seorang Kades seharusnya bisa mengayomi warganya. Bukan malah seperti itu malam-malam main ke rumah seorang janda, sesuai adat istiadat yang berlaku disini itu sangatlah tidak pantas,” ujar salah satu warga yang tak mau disebut namanya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kades SR membantah telah melakukan perzinahan. Dia mengaku janda tersebut benar-benar sudah dinikahi secara siri sekitar 1 bulan lalu.
“Nggak benar itu. Itu istri saya. Sudah saya nikah siri. Yang menikahkan juga bapaknya (si janda),” jelasnya. Pernikahan siri itu hanya diketahui dirinya dan keluarga si janda.
Istrinya memang tak mengetahui jika dia sudah menikah secara siri. Dia pun mengaku jika setelah digerebek warga, pernikahan siri itu kembali dilakukan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











