“Setelah merdeka nanti baru kita atur pemerintahan sendiri. Kami tegaskan siap eksekusi intelijen buatan militer Indonesia. Kepada banpol, intel atau mata-mata intelijen militer Indonesia terlebih khusus orang Papua yang ada di Intan Jaya harus segera hentikan aktivitasnya dalam mencari tahu keberadaan pasukan TPNPB. Kami sudah data orang sipil yang dipakai sebagai intel, tinggal waktunya untuk kami eksekusi mati ,” tegas Sebby Sambom.
Sebby menyebutkan pihaknya telah mengikuti pergerakan 15 orang banpol yang sedang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia.
“ Saat ini sudah 15 orang Papua yang diketahui sebagai intel pemerintah kolonial. Kalau mau selamat, datang bertemu kami dan mintaa maaf. Tetapi mau kepala batu dan bertahan, siapkan memang peti mati kalian ,” kata Sebby Sambom.
Terkait dengan hal tersebut Sebby menyebutkan TPNPB Kodap VIII meminta kepada semua warga sipil di kabupaten Intan Jaya untuk segera kosongkan pusat kota Sugapa dalam waktu dekat. “Warga sipil segera tinggalkan kota Sugapa,” tandasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











