“Informasi lengkap mengenai serangan kedua dilokasi kedua ini akan menyusul. Tunggru info berikutnya ,” tambah Sebby Sambom.
Sementara itu Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI Mayor Jenderal Kristomei Sianturi, Kepala Penerangan Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih Kolonel Candra Kurniawan, dan Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Kolonel Winaryo sejauh ini belum menjawab pesan sejumlah awak media.
Hingga artikel ini dipublikasikan, pesan konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi perpesanan WhatsApp itu hanya menunjukkan notifikasi dua centang abu atau terkirim saja.
Sebelumnya, Kepala kantor Sekretariat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua Frits Ramandey, meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera membentuk tim penyelesaian konflik guna memutus mata rantai kekerasan di Papua.
Frits mengatakan, pembentukan tim ini menjadi penting, bukan hanya untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan, mengingat tren kekerasan di Papua yang terus berlanjut dan cenderung meningkat eskalasinya.
“Sudah ada 40 kasus yang kami catat. Data tersebut diperoleh berdasarkan laporan yang masuk pada Sistem Pengaduan HAM atau SPH Komnas HAM Papua per 12 Juni 2025 ,” kata Frits Ramaandey.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











