“ Ya itulah. Pasukan militer Indonesia secara sembunyi-sembunyi mengevakuasi jasad korban menggunakan helikopter. Mengapa tidak gunakan jalur darat ? ,” Tanya Sebby Sambom.
Pada keterangan lanjutan, Sebby Sambom mengklaim, dalam konflik senjata itu pihaknya dalam kondisi aman.
“ Anggota pasukan kami aman. Tidak ada yang kena tembak anggota militer Indonesia dalam hal ini TNI ,” jelas Sebby Sambom.
Untuk diketahui Serda TNI Ammar Jihad Dzil Ikram anggota pasukan elit infanteri, Yonif 100/ Prajurit Setia. Jenazahnya telah diterbangkan ke kampung halamannya di Binjai, Sumatera Utara, Jumat siang (4/7).
Kronologi Kontak Tembak
Berdasarkan linformasi yang dihimpun, insiden itu terjadi di aporan Satgas Yonif 100/PS, saat Tim Kecil (TK) Tetmied melaksanakan Hanpos (Pengamanan Pos) di Distrik Kenyam:
- Pukul 14.00 WIT: Personel TK Tetmied mulai berjaga.
- Pukul 14.30 WIT: TPNPB OPM (diduga dipimpin Army Tabuni) menembak dari sudut 335° posisi TK Tetmied. Tembakan mengenai kayu dan ricochet(mental) ke bahu kiri Serda Ammar.
- Pukul 14.33 WIT: Personel balas menembak; baku tembak berlangsung 10 menit.
- Pukul 14.45 WIT: Pasukan TPNPB OPM mundur ke arah sungai dan menghilang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











