“ Anggota pasukan TPNPB Kodap XVI saat ini siaga menghadang Wakil Presiden Gibran untuk tidak menginjakan kaki di Yahukimo ,” jelas Sebby Sambom.
Dia juga menyebutkan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB juga secara resmi mengeluarkan larangan terhadap para pejabat Papua, termasuk dalam rombongan Wapres Gibran Rakabuming Raka yang berkunjung ke Biak dan Wamena.
“Seluruh pejabat Papua yang berada di dalam Kabinet Prabowo-Gibran bukan mewakili orang Papua. Mereka adalah penjilat dan perampok sumber daya alam Papua serta terlibat langsung dalam kebijakan negara Indonesia untuk melakukan pembunuhan terhadap rakyat Papua dari Sorong sampai Samarai,” ujar Sebby.
Pihaknya juga menegaskan kepada seluruh rakyat Papua untuk tidak memberikan tanah adat kepada Indonesia demi pembangunan ataupun proyek strategis nasional yang hanya mengakibatkan kesengsaraan bagi rakyat dan bangsa Papua.
“Kami meminta kepada seluruh rakyat Papua di tujuh wilayah adat agar melaporkan kepala-kepala suku yang terlibat dalam penyerahan tanah adat kepada negara Indonesia. Kami siap eksekusi demi kehidupan generasi bangsa Papua yang lebih baik dan sejahtera,” ujar Sebby.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











