ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Karo SDM Polda NTT Tekankan Humas Jadi Garda Terdepan Bangun Kepercayaan Publik

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
sdm
Karo SDM Polda NTT Tekankan Humas Jadi Garda Terdepan Bangun Kepercayaan Publik ( Ist )

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —   Karo SDM Polda NTT Kombes Pol. Dr. H. Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas dan Pelatihan Fungsi Kehumasan Polda NTT Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Sylvia Kupang, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para pejabat utama Polda NTT, para Kasi Humas Polres jajaran, personel pengemban fungsi kehumasan, serta sejumlah narasumber yang memberikan penguatan terkait strategi komunikasi publik dan literasi digital.

Dalam kesempatan tersebut, Karo SDM Polda NTT membacakan sambutan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. yang menekankan pentingnya peran Humas Polri di era digital saat ini.

Baca Juga :  Buntut Kasus Penganiayaan Dua Siswa SPN Oleh Bripda Torino, Rekannya Bripda Gilbert Puling Juga Ikut Ditahan

Kapolda NTT menyampaikan bahwa fungsi humas tidak lagi sekadar menjadi penyambung informasi, tetapi telah menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik, menjaga ruang digital yang sehat, serta menumbuhkan optimisme dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Di era digital saat ini, Humas Polri bukan hanya menjadi penyambung informasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik, menjaga ruang digital yang sehat, serta menumbuhkan optimisme dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol. Juli Agung saat membacakan sambutan Kapolda NTT.

Baca Juga :  Viral karena Kaos Kaki dari Arang, Siswa di TTS Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Kapolda NTT

Rakernis tahun ini mengusung tema “Strategi Humas Polda NTT dalam Rangka Mewujudkan Literasi Digital Guna Terpeliharanya Polda NTT Penuh Kasih.”

Menurut Kapolda NTT, tema tersebut sangat relevan dengan tantangan perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang terus berkembang pesat. Literasi digital, kata Kapolda, bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga kemampuan menyaring informasi, menangkal hoaks, serta membangun komunikasi yang positif dan mencerdaskan masyarakat.

  • Bagikan