Menurutnya, penanganan kasus ini penting, untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan, sekaligus menindak oknum jaksa yang diduga melakukan pelanggaran.
“Kami berharap perkara ini bisa dibuka seterang-terangnya karena mendapat perhatian besar dari masyarakat Nusa Tenggara Timur,” tambahnya.
Dalam pemeriksaan itu, Fransisco mengaku telah menunjukkan seluruh data yang tersimpan di dua handphone tersebut kepada penyidik.
“Semua data-data yang sebelumnya sempat tersaji ada, dan data-datanya semuanya cocok, dan sudah diserahkan ke pemeriksa bagian aswas Kejati NTT,” pungkasnya.
Kasus dugaan pemerasan terhadap kontraktor ini sebelumnya menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di masyarakat NTT.
Masyarakat kini menantikan hasil pemeriksaan resmi dari Kejati NTT terkait dugaan keterlibatan oknum jaksa dalam perkara tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











