Pernyataan ini menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum. Ayub menilai, keberanian Kajari dalam membidik aktor-aktor besar akan menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat Kabupaten Kupang terhadap keadilan. Bila hanya “ikan kecil” yang ditangkap, maka akar persoalan tidak pernah terselesaikan.
“Kalau hanya ikan kecil yang ditangkap, persoalan tidak akan selesai. Justru ikan besar yang harus dipancing agar semuanya jelas dan terang,” ucapnya penuh tekanan.
Ayub juga menggarisbawahi bahwa kasus Pantai Teres tidak boleh dipandang semata sebagai proyek gagal. Ia menegaskan, ini adalah soal masa depan pariwisata, ekonomi dan martabat Kabupaten Kupang.
“ Bila aparat penegak hukum abai, maka yang dikorbankan bukan hanya uang negara, melainkan juga kepercayaan public ,” tegas Ayub .
Karena itu, ia menyerukan agar Kajari Kupang tidak berhenti pada langkah administratif biasa. Menurutnya, inilah momentum untuk membuktikan bahwa hukum di Kabupaten Kupang benar-benar tajam ke atas, bukan hanya ke bawah.
“Ini saatnya Kajari menunjukkan nyali. Jangan ragu, jangan takut. Proses hukum harus adil, transparan, dan tuntas. Rakyat Kupang menunggu keberanian itu,” tandas Ayub dengan suara yang menantang
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











