Sementara itu, laporan bulan September 2025 menunjukkan bahwa kinerja penjualan eceran saat itu lebih baik dibandingkan Agustus 2025. IPR tercatat sebesar 77,85 atau tumbuh 16,83 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan Agustus yang tumbuh 0,44 persen (yoy). Meskipun demikian, pertumbuhan bulanan September juga melambat dari 15,50 persen menjadi 5,10 persen (mtm) akibat berakhirnya promo Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI.
Dari sisi harga, Bank Indonesia mencatat bahwa tekanan harga di tingkat konsumen diperkirakan tetap stabil dalam beberapa bulan mendatang. Indeks Ekspektasi Harga (IEH) untuk Desember 2025 dan Maret 2026 masing-masing tercatat 200,0, tidak berubah dari periode sebelumnya. Stabilitas ini dipengaruhi oleh adanya promo akhir tahun serta pola permintaan menjelang Tahun Baru dan Ramadhan 2026.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun pertumbuhan bulanan sedikit melambat, aktivitas ritel di Kota Kupang tetap berada pada tren positif, mencerminkan optimisme pelaku usaha terhadap daya beli masyarakat dan potensi penguatan ekonomi daerah menjelang akhir tahun
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











