ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BPJN NTT Tegaskan : Pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Mauponggo-Ngera-Pu’uwala Tidak Sesuai Opini Yang Viral

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan
Pihak BPJN NTT tegas Preservasi Jalan Ruas Mauponggo-Ngera-Pu’uwala Tidak Sesuai Opini Yang Viral ( Istimewa )

“Penandatangan Kontrak itu dilakukan tanggal 28 November 2026 dan berakhir tanggal 31 Desember 2026,artinya kalau berita kerusakan itu dinyatakan satu bulan selesai dikerjakan lalu jalannya rusak, padahal itu waktu kontraktor sedang bekerja dan belum PHO, lalu rusaknya dimana ?

Dan juga nilai kontraknya Rp 9 Milyar bukan 18 Milyar, dan berita tentang rusaknya ruas Jalan Maupongo-Ngera –Puuwala oleh CV Ratu Orzara adalah opini bohong atau hoax. Tidak sesuai dengan fakta sebenarnya di lapangan,” tandas Rofinus.

Menurut Rofinus, pihaknya telah menurunkan tim untuk memeriksa kondisi jalan itu tapi ternyata seperti opini yang viral itu ternyata tidak benar.

Baca Juga :  176 Keluarga di Kupang Terima Bantuan Beras

Sementara itu Yanuarius Tenda salah satu warga desa Ngera yang sebelumnya menyampaikan pekerjaan tersebut hancur dan minta KPK melakukan pemeriksaan karena material yang digunakan tidak sesuai justru balik mendukung hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Ratu Orzara.

Dirinya mengakui bahwa retaknya aspal dibeberapa titik tersebut terjadi disaat pekerjaan sedang berjalan dan diakibatkan faktor alam dengan curah hujan intesitas tinggi. Dikampung Ngera kata Yanuarius, jika musim pengujan mata air selalu muncul dimana-mana yang mengakibatkan kondisi jalan kembali rusak dan berlumpur.

Baca Juga :  Memperingati HUT Ke-68 Kodam IX/Udayana, Korem Kupang dan Bulog Panen Raya Padi di Babau

Dirinya juga mengaku pekan lalu ada beberapa oknum wartawan datang menemuinya dan bertanya soal pekerjaan jalan tersebut sementara pihak kontraktor juga sedang bekerja menyelesaikan pekerjan hotmixnya.

“Kasihan kontraktornya bekerja dimusim hujan jadi sudah beberapa kali mereka perbaiki dan mengganti agregat tapi kalau tiba- tiba hujan turun maka pecah lagi pak karena mata air tiba- tiba muncul dibadan jalan, dan hasil pekerjaan hotmix nya.cukup bagus dan memuaskan pak “ tandasnya.

Baca Juga :  Untuk Ramadhan Dan Lebaran BI NTT Siapkan Rp 2,8 Triliun

Seperti yang disaksikan awak media, nampak empat unit truk hino dutro yang mengangkut aspal panas (hotmix) terlihat antre menunggu giliran menumpahkan aspal panas ke Asphal Finisher kemudian dihamparkan secara merata oleh beberapa tenaga kerja.

Usai menghampar aspal panas itu, nampak tandem roller berkali- kali melintas melakukan pemadatan hingga rata dan padat. Nampak kwalitas permukaan hotmix dan struktur lapisan jalan terlihat bagus dan nyaman bagi pengguna khususnya pada musim penghujan

  • Bagikan