KUPANG,fokusnusatenggara,com- Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus mengatakan NTT memiliki sumber daya lokal yang melimpah, tetapi belum dikelola secara optimal. “NTT Mart hadir untuk memuliakan produksi UMKM masyarakat NTT, agar produk lokal memiliki ruang dan pasar yang jelas,” ujar dia kepada wartawan di Kupang, 18 Februari 2026.
Kehadiran NTT Mart kata Charlie Paulus bukan sekadar menyediakan tempat belanja, tetapi bagian dari upaya mendorong ekonomi NTT yang produktif, bukan konsumtif. Ia mendorong desa, komunitas, dan sekolah untuk mengembangkan produk unggulan masing-masing agar bisa dipasarkan melalui gerai ini.
Menurut Charliei, UMKM NTT menghadapi empat tantangan utama: permodalan, pendampingan, literasi keuangan, dan akses pasar. Untuk itu, ia meminta perbankan hadir melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pendampingan agar pelaku UMKM lebih produktif. Literasi keuangan masyarakat juga perlu diperkuat.
“Jika produksi sudah lengkap dan berkelanjutan, saya mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) membeli produk lokal di NTT Mart, minimal Rp 100 ribu per bulan. Yang dibeli juga produk yang kita gunakan sehari-hari,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











