ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wakapolda Faizal Ajak Warga Peduli Lingkungan, Green Policing Polda NTT Jadi Contoh

Avatar photo
  • Bagikan
lING
Wakapolda NTT Tegaskan Kepedulian Lingkungan, Personel Polri Diminta Jadi Pelopor ( Ist )

KUPANG, fokusNusaTenggara.com  — Membangun lingkungan yang bersih dan hijau membutuhkan lebih dari sekadar imbauan. Diperlukan tindakan nyata yang dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Pesan tersebut tercermin dalam gerakan Green Policing yang dilaksanakan jajaran Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) di kawasan Markas Polda NTT, Jumat (6/11/2026).

Dipimpin Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., kegiatan ini menjadi wujud kepedulian institusi kepolisian terhadap persoalan lingkungan sekaligus upaya membangun budaya hidup bersih di kalangan personel. Aksi tersebut juga membawa pesan bahwa setiap institusi perlu memberikan contoh sebelum mengajak masyarakat melakukan perubahan.

Dalam kegiatan itu, personel Polda NTT melakukan pembersihan sampah di sekitar kawasan Mako. Langkah sederhana tersebut memiliki pesan lebih luas, yakni lingkungan yang sehat hanya dapat diwujudkan apabila setiap orang memiliki kesadaran untuk menjaga dan merawat ruang tempat mereka bekerja maupun beraktivitas.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTT Hadirkan Beragam Layanan Kesehatan untuk Warga

Wakapolda menyampaikan amanat Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., yang menekankan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Polri diharapkan tidak hanya hadir dalam urusan keamanan, tetapi juga mengambil peran dalam menjawab persoalan sosial dan lingkungan.

“Polri tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus hadir dan mengambil bagian dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” demikian amanat Kapolda NTT yang disampaikan Wakapolda.

Baca Juga :  Aktivitas Rumah Ibadah Di Malaka Kembali Dibuka

Pesan tersebut sekaligus mempertegas bahwa Green Policing bukan program yang dijalankan sebatas memenuhi agenda kegiatan. Gerakan ini harus menjadi bagian dari perilaku sehari-hari, terutama dalam membangun kesadaran untuk tidak membiarkan sampah mencemari lingkungan.

Wakapolda secara khusus mengingatkan personel agar tidak menjadikan kegiatan bersih-bersih sebagai respons setelah lingkungan terlanjur kotor. Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan harus dibangun melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara terus-menerus.

  • Bagikan