KUPANG, fokusNusaTenggara.com — Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki babak baru. Julie Sutrisno Laiskodat resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PERKEMI NTT masa bakti 2026–2030 dengan membawa target besar: mempertahankan tradisi prestasi sekaligus menjadikan Kempo sebagai salah satu mesin peraih emas NTT pada PON 2028.
Pengukuhan dan pelantikan Julie dilakukan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PERKEMI Prof. Dr. Agus Stiadji, S.A.P., M.A., di GOR Flobamorata, Oepoi, Kota Kupang, Minggu (1/11/2026) sore.
Kepemimpinan baru tersebut mendapat dukungan langsung dari Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena yang juga Ketua KONI NTT. Hadir pula Dewan Pembina PERKEMI NTT Esthon Foenay, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Bupati Kupang, serta jajaran pengurus PERKEMI kabupaten/kota se-NTT.
Julie kini memimpin organisasi dengan basis kekuatan yang tidak kecil. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen (SIM) PERKEMI, NTT memiliki sekitar 23.000 kenshi yang tersebar di berbagai wilayah. Jumlah itu menjadi modal besar untuk membangun pembinaan atlet secara lebih luas dan berkelanjutan.
Bagi Julie, kekuatan tersebut tidak boleh berhenti pada jumlah anggota. Ia ingin PERKEMI NTT bergerak lebih jauh dengan memperkuat pembinaan atlet, organisasi, pelatih, sekaligus karakter generasi muda melalui nilai-nilai Shorinji Kempo.
“Shorinji Kempo bukan hanya olahraga bela diri. Di dalamnya ada pembentukan disiplin, karakter dan sumber daya manusia. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” kata Julie.
Julie juga langsung memasang dua agenda besar di depan kepengurusannya. Para atlet NTT dipersiapkan menghadapi World Taikai di Nagoya, Jepang, pada 2027, sebelum kemudian membidik prestasi maksimal pada PON XXII 2028 yang akan berlangsung di NTT dan NTB.
“Kita ingin mempersiapkan atlet sebaik mungkin untuk menghadapi World Taikai di Nagoya 2027 dan selanjutnya PON 2028. Ini menjadi bagian penting dari perjalanan pembinaan Kempo NTT,” tegasnya.
Untuk mendukung keberlanjutan organisasi, kepengurusan Julie juga menghadirkan komisi ekonomi dan kesejahteraan. Langkah tersebut diarahkan agar PERKEMI tidak hanya berbicara mengenai prestasi di arena, tetapi juga memperhatikan masa depan atlet setelah mereka menyelesaikan pendidikan maupun karier olahraga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











