ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polda NTT Tegaskan Transparansi dan Tindak Tegas Internal Oknum Anggota Demi Lindungi Hak Masyarakat

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTONIUS TAOLIN
  • Bagikan
Kabid Humas Polda NTT Tegaskan Transparansi dan Tindak Tegas Internal Oknum Anggota Demi Lindungi Hak Masyarakat ( Ist )

Polda NTT Tegaskan Transparansi dan Tindak Tegas Internal Oknum Anggota Demi Lindungi Hak Masyarakat

KUPANG, fokusnusatenggara.com  —  Menanggapi aspirasi masyarakat dan informasi yang berkembang mengenai dugaan penyalahgunaan BBM subsidi, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi kepolisian yang jujur, transparan, dan penuh empati. Kepolisian memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil merupakan bentuk dedikasi tinggi dalam menjaga amanah rakyat di bumi Flobamora.

Penegakan hukum ini berawal dari kesigapan personel di lapangan pada Kamis (16/04/2026). Dalam sebuah upaya pengamanan distribusi energi di ruas Jalan Ruteng-Labuan Bajo, petugas berhasil menghentikan satu unit dump truck yang kedapatan membawa 2.955 liter BBM jenis Solar subsidi tanpa dokumen resmi. Saat itu juga, petugas mengamankan seorang warga masyarakat berinisial SDR. A sebagai terduga pelaku utama beserta seluruh barang bukti. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa Polri tidak membiarkan hak-hak masyarakat kecil atas BBM bersubsidi disalahgunakan oleh pihak mana pun.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Paskalia Pertanyakan BPR Christa Jaya yang Diduga Terima Dana Belum Tersentuh Hukum

Sebagai institusi yang menjunjung tinggi integritas, Polda NTT tidak menutup mata atas munculnya indikasi keterlibatan anggota Polri dalam kasus ini. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra,S.I.K.,M.H., menyatakan bahwa Bidang Propam Polda NTT telah bergerak cepat dengan menerjunkan tim Subdit Paminal ke Polres Manggarai Timur pada Rabu (22/04). Sebagai wujud tanggung jawab kepada masyarakat,Kapolres Manggarai Timur telah mengambil langkah progresif dengan menonaktifkan dua oknum anggota, Aipda DGL dan Bripda HFI, dari jabatan fungsional mereka guna mempermudah proses pemeriksaan yang objektif dan mendalam.

  • Bagikan