KUPANG, fokusnusatenggara.com — Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT), Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kesalahan yang dilakukan oleh anggota Polri, khususnya personel Polda NTT, yang telah menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat. Selasa 23 Desember 2024.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Kapolda NTT dalam kegiatan Press Release Akhir Tahun 2024 yang berlangsung di Lobi Mapolda NTT.
Acara ini dihadiri oleh Wakapolda NTT Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., Irwasda Polda NTT Kombes Pol. I Made Sunarta, M.H., Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K., serta para wartawan yang bertugas di wilayah NTT.
“Saya akan berusaha memperbaiki dan mengevaluasi segala kekurangan sebagaimana masukan-masukan yang telah disampaikan oleh rekan-rekan wartawan,” kata Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.
Kapolda NTT menjelaskan bahwa secara umum, wilayah NTT tidak mengalami kejadian kriminalitas yang menonjol sepanjang tahun 2024.
Namun, ia menyoroti gangguan akibat bencana alam, khususnya letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur yang terjadi pada awal tahun dan November 2024.
“Kami turut prihatin atas penderitaan masyarakat Flores Timur yang terdampak letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki. Banyak yang harus mengungsi dan meninggalkan tempat tinggal mereka. Saya menyadari bahwa pelayanan yang diberikan oleh aparat pemerintah, termasuk Polri, kepada masyarakat terdampak mungkin belum sempurna. Hal ini akan kami evaluasi lebih lanjut ,” tambah Kapolda.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











