ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Kupang Temui Korban Angin Puting Beliung di Kelurahan di Belo

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Tak hanya soal kerusakan fisik, Wali Kota juga langsung mengambil langkah cepat untuk warga yang mengalami luka. Mengetahui adanya korban yang harus dirawat di rumah sakit namun tidak memiliki BPJS Kesehatan, Wali Kota segera menghubungi Kepala Dinas Kesehatan untuk mengurus kepesertaan BPJS bagi korban, guna meringankan beban biaya perawatan.

Usai meninjau lokasi bencana, Wali Kota bahkan menyempatkan diri menjenguk salah satu korban, Stefanus Kase, yang sedang dirawat di RS Boromeus Kupang. Sebelumnya dr. Chris juga sempat menemui Ibu Olpi Tameon yang terluka hingga patah kaki akibat bencana angin tersebut di rumahnya.

Roy Tosi, orang tua Stefanus, menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kota Kupang. “Kami sangat terbantu. Pemerintah hadir tepat saat kami benar-benar membutuhkan, terutama soal biaya perawatan anak kami,” ungkapnya haru.

Baca Juga :  Pemkot dan DPRD Kota Kupang Tetapkan RPJMD 2025–2029

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua Majelis Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Belo, Pdt. Selvy Asfes Zina, S.Th. Ia mengapresiasi kehadiran langsung Wali Kota yang tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga penghiburan bagi jemaat yang terdampak.

“Kehadiran Bapak Wali Kota memberi kekuatan bagi kami. Kami berharap gereja ini bisa segera diperbaiki dan kembali digunakan untuk ibadah,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang: Sekda Harus Jadi Jembatan Visi Misi Pemerintah Kota Kupang

Lurah Belo, Robinson Emlimasir Lona, SH, di kesempatan berbeda menjelaskan sebelumnya terdata 35 rumah warga yang terdampak bencana angin kencang. Namun dalam perkembangan berdasarkan laporan tambahan jumlah korban menjadi 45 rumah yang terdampak. Pihaknya akan segera turun langsung untuk melakukan verifikasi sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

  • Bagikan