Puting Beliung Landa Kota Kupang, 35 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka-Luka
KUPANG, fokusnusatenggara.com — Angin puting beliung melanda Kelurahan Bello, Kota Kupang, pada Jumat (23/1/2026) malam sekitar pukul 00.18 WITA, mengakibatkan 35 rumah warga dan Gereja GMIT Yegar Sahaduta mengalami kerusakan berat, bahkan sebagian rata dengan tanah. Tiga warga dilaporkan mengalami luka-luka dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Untuk meninjau kondisi pasca bencana, Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma, datang langsung ke lokasi pada Sabtu (24/1/2026) sore, didampingi Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT, Doris Alexander Rihi, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT, Kanisius H. M. Mau.
Pendeta GMIT Yegar Sahaduta, Pendeta Selvi Asfesina, menceritakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat, hanya sekitar enam sampai tujuh detik. “Listrik padam dulu, lalu angin kencang. Kejadiannya cepat sekali, setelah itu langsung redah,” ujarnya.
Kesaksian serupa disampaikan Antonius Manu, salah satu warga yang rumahnya hancur. Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan diri karena datangnya angin begitu tiba-tiba. Warga lainnya, Lidwina Pakae, menuturkan anaknya sempat terlempar akibat kuatnya angin. Banyak warga terpaksa mengungsi sementara dan bermalam di rumah tetangga.
Lurah Bello, Robynson E. Lona, menyatakan bahwa berdasarkan pendataan sementara, terdapat 35 rumah terdampak dan tiga korban luka-luka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










