ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Kupang dan DPRD NTT Bahas Sinkronisasi Program

Avatar photo
Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Wali Kota juga menginformasikan bahwa TPA Kota Kupang yang saat ini berbentuk open dumping, ke depan akan dibangun lebih modern dengan dukungan dana dari pemerintah pusat.

Ir. Ansor menyambut baik pemaparan tersebut dan memuji langkah progresif Pemkot Kupang, termasuk sebagai daerah pertama yang menyerahkan SK PPPK Tahap I pada Mei 2025 lalu.

Selain itu, keduanya juga membahas soal ketersediaan air bersih di wilayah Kota Kupang. Ir. Ansor menilai perlu ada duduk bersama antara Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten Kupang terkait kepemilikan PDAM yang beroperasi di wilayah Kota, dan meminta fasilitasi dari Pemerintah Provinsi, apalagi saat ini Pemprov NTT telah memiliki BLUD SPAM sebagai pengelola layanan air bersih.

Baca Juga :  Hadiri Natal Bersama Ikebana, Wali Kota Kupang Tegaskan Peran Komunitas Diaspora sebagai Fondasi Kota yang Kuat

Diskusi turut berkembang pada isu perlindungan sosial bagi pekerja informal. Ir. Ansor menyoroti pentingnya optimalisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja sektor informal seperti petani, nelayan, dan pengemudi ojek, yang sejalan dengan program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur NTT serta didukung penuh oleh Pemkot Kupang.

Pembahasan juga mencakup penataan infrastruktur, khususnya peningkatan kualitas jalan sesuai dengan kewenangan masing-masing pemerintah agar kolaborasi pembangunan Kota Kupang dapat berjalan optimal.

Baca Juga :  Kapolda NTT Pimpin Apel Siaga Kamtibmas, Komitmen Bersama Dikukuhkan: NTT Aman untuk Indonesia Hebat

Semua masukan dan informasi dari pertemuan tersebut, menurut Ir. Ansor, akan menjadi bahan penting dalam pelaksanaan resesnya di Kota Kupang, agar aspirasi warga dapat direspons dengan kebijakan dan program yang relevan.

  • Bagikan