SPK dan warga yang ada di pasar makan sirih pinang bersama sembari berbagi cerita.
Sambil mengunyah sirih pinang, SPK menyimak keluhan warga soal infrastruktur jalan, masalah air bersih dan segudang persoalan lainnya.
Tidak ada jarak antara sang Jenderal dan masyarakat desa Ofu. SPK tidak banyak berkomentar soal keluhan warga.
“Saya paham semua keluhan bapa mama semua, saya pun ikut merasakan kesulitan yang bapa mama alami. Itulah alasan kenapa saya meninggalkan jabatan saya di TNI. Agar saya bisa mengurus semua masalah yang bapa mama alami saat ini. Saya ingin NTT, khususnya TTS menjadi lebih baik,” kata Simon Petrus Kamlasi.
Untuk mengurus semua kesulitan rakyat, Kata SPK, harus ada mandat dari rakyat.
“Beri saya kuasa untuk bisa melakukan perubahan dengan memilih paket SIAGA, nomor urut 3 pada tanggal 27 November 2024,” pungkas SPK disambut pekikan SIAGA menang.
Warga desa Ofu, Yosep Banunaek, mengaku sangat bahagia bisa bertemu dan makan sirih pinang bersama SPK.
“Ini kami punya orang, kami tidak akan pilih orang lain yang hanya butuh suara kami tapi tidak peduli dengan kesulitan kami,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











