“Kita harapkan agar masyarakat NTT turut menyambut para tamu internasional dengan hangat, menjaga keamanan, serta menampilkan citra positif bagi Indonesia,” kata Johni.
Sementara itu, Endah T.D. Retnoastuti, Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan penuh dan kesiapan yang luar biasa dalam menyukseskan penyelenggaraan IPACS 2025.
“Saatnya Indonesia memperkuat dukungan bagi negara-negara Pasifik melalui jalur kebudayaan. Persahabatan dan kesamaan seni-budaya menjadi landasan penting untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan,” ujar Endah.
Ia menambahkan bahwa hingga saat ini Indonesia, termasuk NTT, belum memiliki kerja sama budaya yang intens dengan negara-negara Pasifik maupun Timor Leste. Karena itu, kegiatan seperti IPACS menjadi langkah awal yang strategis untuk mempererat hubungan antarnegara di bidang kebudayaan.
Selain memperkenalkan seni dan tradisi daerah, kegiatan IPACS juga menghadirkan forum diskusi antar pelaku budaya, pameran, serta pertunjukan seni dari berbagai negara. Para delegasi dari 17 negara telah tiba di Kota Kupang dan disambut hangat oleh masyarakat serta pemerintah daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo.
Pemerintah Provinsi NTT berharap, melalui IPACS 2025, NTT tidak hanya dikenal sebagai daerah yang kaya budaya dan keindahan alam, tetapi juga sebagai pusat diplomasi budaya Indonesia dengan negara-negara Pasifik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











