Dia juga menyampaikan bahwa dukungan masyarakat di Pulau Sumba sangat luar biasa untuk Paket SIAGA. Semangat itu menyebar ke pelosok-pelosok sehingga arus dukungan merata di semua wilayah untuk paket SIAGA. Waktu pencoblosan sudah tinggal menghitung hari. Untuk itu Simon Petrus Kamlasi mengajak semua orang untuk menggunakan hak politiknya secara baik tanpa tergoga dengan politik uang yang nikmatnya cuma sesaat saja. Dia yakin, jika rakyat bersatu maka NTT akan berubah di bawah kepemimpinan paket SIAGA.
“Waktu kampanye di lapangan Galatama, Sumba Barat Daya ada puluhan ribu massa yang hadir dan mereka begitu bersemangat mendukung paket SIAGA untuk memimpin NTT. Sore ini di lapangan Lasitarda Kupang, saya kembali melihat massa yang jauh lebih banyak. Ini tanda bahwa rakyat ingin perubahan, karena itu saya ajak kita bersatu padu menyambut kemenangan untuk kita bersama-sama membangun NTT yang kita cinta ini,” ujar SPK.
Simon Petrus Kamlasi juga menyampaikan bahwa Kampanye akbar di Kota Kupang juga digunakan sebagai konser amal untuk korban erupsi gunung Lewotobi. Untuk itu, sebelum menyampaikan orasi politiknya, Simon Petrus Kamlasi mengajak puluhan ribu massa untuk mengheningkan cipta yang dipimpin langsung dirinya dari atas panggung. Selepas itu, SPK mengajak para tokoh agama untuk naik ke atas panggung untuk berdoa bersama untuk korban erupsi Lewotobi. Dia juga meminta kepada para tokoh agama untuk mendoakan paket SIAGA dalam pergumulannya di Pilgub NTT.
Simon Petrus Kamlasi mengatakan, dia telah sampai ke tempat pengungsian dan telah melihat secara langsung penderitaan mereka. Saat ini kata SPK, erupsi gunung Lewotobi masih terus berlangsung dan telah menimbulkan banyak orang yang harus meninggalkan tempat tinggalnya. Untuk itu para korban masih membutuhkan banyak bantuan dan Paket SIAGA tidak mau berdiam diri dan berupaya dengan berbagai cara untuk dapat meringankan beban korban erupsi Lewotobi.
“Jika disini kita hadir untuk mendengar apa yang akan dilakukan Paket SIAGA saat memimpin NTT maka kita jangan lupa bahwa ada banyak saudara kita yang saat ini telah meninggalkan rumah mereka yang hancur akibat Lewotobi meletus. Kita telah mendaraskan doa bagi mereka dan mari kita memberi dari kekurangan kita untuk bisa meringankan penderitaan mereka,” pungkas SPK.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











