“Produk yang kami tampilkan dan jual antara lain abon ikan seharga Rp15 ribu per mika, bawang goreng Rp10 ribu hingga Rp15 ribu, minyak goreng Rp15 ribu, serta beras SPHP ukuran 5 kilogram seharga Rp60 ribu,” jelasnya.
Menurutnya, produk-produk tersebut merupakan hasil praktik siswa sebagai bagian dari pembelajaran berbasis keterampilan yang dikembangkan di sekolah.
Lebih lanjut, Sosimus Kolo menyebutkan bahwa keikutsertaan SMK Pelayaran Lasiana Kupang dalam Gebyar Hardiknas ini bukan yang pertama kali.
“Kami sudah beberapa kali mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dalam mendukung dunia pendidikan dan memperkenalkan sekolah kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, SMK Pelayaran Lasiana Kupang berharap dapat menjaring lebih banyak calon taruna-taruni berkualitas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan vokasi di bidang kemaritiman.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











