Selain itu, turut hadir Widiyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Yusuf, S.I.K., M.Si.
Juga Irwasda Polda NTT, Para Pejabat Utama Polda NTT, Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta pengurus, Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H. Atase Polri KBRI di Dili, Kombes Pol Kurniawan Hartono, S.I.K., M.M., M.Si. Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Rika, S.STP. Ketua HDCI Kupang, Komunitas motor dari berbagai daerah, Serta seluruh peserta SENMORI.
Dalam kesempatan ini, Kapolda NTT juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, Launching Proyek PLBN Sakti menjadi simbol bahwa kawasan perbatasan bukan hanya pintu keluar-masuk antarnegara, tetapi juga sentra kreativitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita jadikan perbatasan sebagai etalase bangsa. Dengan sinergi, kita bisa menjadikan PLBN Sakti sebagai pusat aktivitas kreatif yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Kapolda.
Acara berlangsung dengan penuh kebersamaan, mencerminkan semangat gotong royong dan persaudaraan di wilayah perbatasan. SENMORI dan PLBN Sakti diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat identitas bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tapal batas Indonesia
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











