Menteri Pertanian menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polri dalam mendukung swasembada pangan. Ia juga mengumumkan pemberian bantuan 10 unit traktor untuk tahap pertama, dengan tambahan 10 unit lagi pada tahap berikutnya khusus untuk Kabupaten TTU.
Kapolda NTT mengungkapkan hasil komunikasi dengan Kementerian Pertanian bahwa pemerintah siap membeli jagung hasil panen masyarakat dengan harga Rp 5.500 per kilogram.
“Jagung menjadi pilihan utama untuk daerah ini karena kesesuaian dengan kondisi wilayah. Saya mengajak kita semua untuk bekerja keras menanam jagung demi memenuhi kebutuhan konsumsi dan meningkatkan pendapatan,” ujar Kapolda NTT.
Sebagai tanda resmi dimulainya program ini, Kapolda NTT bersama Kapolres TTU, Wakil Bupati TTU, dan perwakilan kelompok tani melakukan penanaman jagung secara simbolis di lahan seluas 1,5 hektar yang disiapkan oleh sebelas kelompok tani Desa Letneo.
Acara ditutup dengan pemberian bantuan berupa bibit jagung, pupuk, dan alat tanam jagung (ATJ) kepada kelompok tani, sebagai bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat setempat.
Program ini diharapkan dapat mendorong swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani di NTT, khususnya di Kabupaten TTU
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











