“Saya sangat menyayangkan penulisan berita yang tidak mengonfirmasi terlebih dahulu dengan saya. Ini sudah jelas mencemarkan nama baik saya,” ujar Yohana. Ia juga menduga bahwa pemberitaan tersebut sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak senang dengan Partai NasDem, serta pihak yang berusaha mendiskreditkan pemerintah daerah yang tengah berusaha memperbaiki kinerja Bank NTT.
Lebih lanjut, Yohana menjelaskan bahwa pada tanggal 4 November 2024, ia sibuk mengadakan rapat di Kantor DPW NasDem NTT terkait persiapan bantuan untuk korban erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur. Ia membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat dalam pertemuan yang dimaksud.
“Saat itu, saya sedang sibuk di kantor, mempersiapkan bantuan untuk korban bencana. Saya benar-benar kecewa atas tudingan yang tidak berdasar ini,” kata Yohana, yang menegaskan bahwa informasi yang menyudutkan dirinya harus dipertanggungjawabkan oleh pihak yang bersangkutan.
Sebagai langkah selanjutnya, Yohana meminta agar media yang menyebarkan pemberitaan tersebut segera memperbaiki dan memulihkan nama baiknya.
“Saya minta agar yang menulis berita ini, yang jelas-jelas tidak benar, untuk bertanggung jawab dan memulihkan nama baik saya,” tandasnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, Yohana berharap publik dapat melihat fakta yang sebenarnya dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











