ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sedih : Karena Jalan Rusak Warga Amfoang Terpaksa Angkut Peti Jenazah dengan Sepeda Motor

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG, fokusnusatenggara.com   Warga asal Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa memuat peti jenazah seorang bayi perempuan dengan motor gegara jalan rusak dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.

“Jalan Poros Tengah rusak parah makanya ada beberapa pemuda yang bantu muat peti jenazahnya untuk bawa ke kampungnya,” ungkap salah satu keluarga korban, Gerson Lake, Jumat 28 Februari 2025 seperti dilansir koranmedia.com.

Gerson mengungkapkan bayi malang itu meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) WZ Yohanes Kupang pada Rabu 26 Februari 2025 sekitar pukul 21.00 Wita.

Baca Juga :  BPJN NTT Kembali Akan Membangun Jembatan Oesapa Tahun Anggaran 2025

Menurut Gerson, bayi itu merupakan anak dari Yohanis Lake dan Ibu Ofi Marlin Kunua. Pasangan suami istri itu merupakan warga asal Kampung Nonohonis, Dusun 4, Desa Fatunaus.

Gerson menjelaskan awalnya, Ofi dirujuk dari Puskesmas Naikliu untuk melahirkan ke RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang pada Selasa 25 Februari 2025, sekitar pukul 11.00 Wita menggunakan mobil Mitsubishi Strada.

Baca Juga :  Polda NTT Lepas 117 Personel BKO untuk Bantu Penanganan Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Mereka tiba di RSUD Naibonat sekitar pukul 17.30 Wita. Kemudian pada Rabu 26 Februari 2025, Ofi dirujuk lagi ke RSU Dedari Kota Kupang. Namun, saat hendak berangkat, pihak RSU Dedari mengonfirmasi bahwa semua ruangan bersalin sudah terisi.

Selanjutnya, Ofi baru bisa dirujuk ke RSUD WZ Yohanes Kupang dan melahirkan di sana, tetapi bayinya telah meninggal dunia. Sehingga pada Kamis 27 Februari 2025, jenazah bayi itu dibawa dengan mobil pikap menuju ke Observatorium Nasional Timau, Kecamatan Amfoang Tengah, Kabupaten Kupang.

  • Bagikan