ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sedih : Karena Jalan Rusak Warga Amfoang Terpaksa Angkut Peti Jenazah dengan Sepeda Motor

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Jadi saat melahirkan, itu anaknya sudah meninggal memang dari kandungan,” jelas Gerson.

Gerson mengungkapkan, saat ini Ofi masih dirawat di RSUD WZ Yohanes Kupang karena kondisinya masih lemas. Gerson berharap pemerintah segera memperbaiki jalan dan jembatan di Amfoang agar memudahkan masyarakat saat bepergian.

“Mudah-mudahan segera diperbaiki karena kami masyarakat Amfoang ini terlalu menderita dengan kondisi jalan dan jembatan yang rusak parah. Presiden RI, pak Prabowo Subianto lihatlah kami” beber Gerson.

Baca Juga :  Bupati Malaka Angkat Bicara Terkait Kasus Kades Motaain

Kapolsek Amfoang Utara, AKP I Nyoman Sarjana, mengatakan Ofi dirujuk dari Puskesmas Naikliu menggunakan mobil strada milik warga bernama Ama Roda dengan biaya sewa sebesar Rp 2 juta.

Setelah bayi itu meninggal, AKP I Nyoman Sarjana melanjutkan, keluarga terpaksa membawanya dengan mobil pikap dengan biaya sewa Rp 800.000. Sebab, keluarga tidak sanggup membayar biaya sewa ambulans ke Desa Fatunaus sebesar Rp 1.600.000.

Baca Juga :  Bandara El Tari Kupang Sigap Tangani Kebakaran, Delapan Penerbangan Berlangsung Tanpa Gangguan

“Keluarga tidak sanggup bayar sewa ambulans sehingga pakai mobil pick up saja. Saat ini jenazahnya sudah tiba di rumahnya di RT 11, RW 05, Dusun 4, Desa Fatunaus.” tandasnya.

  • Bagikan