“Program ini selain bermanfaat untuk memenuhi asupan gizi bagi anak-anak maka diharapkan juga berdampak positif bagi ekonomi dimana bahan baku untuk makan bergizi ini diambil dari petani-petani lokal kita. Tadi kita lihat buahnya pisang dari petani kita, berasnya dari kita, sayurnya sawi dari kita. Selain itu proteinnya seperti daging ayam, tahu, ikan dan semuanya dari sumber daya lokal yang dihasilkan petani, nelayan dan peternak. Jadi tidak ada yang diimpor di sini, semuanya dari daerah ini dan dimanfaatkan untuk anak-anak kita di Provinsi NTT,” jelas Andriko.
“Tentu harus ada kolaborasi dengan pemerintah kabupaten, pemerintah kota, dan pemerintah provinsi agar kita bisa segera menggerakan sumber daya yang ada untuk membangun Dapur Masak yang layak dan higienis, penyediaan tenaga pendukung (SDM) serta dikerjasamakan dengan produsen penghasil seperti petani, nelayan dan peternak,” beber beliau.
Disamping itu, ia juga berharap kepada setiap orang tua dan juga guru memberikan edukasi tentang pentingnya pola asupan dengan gizi seimbang bagi anak-anak sehingga mereka memiliki pemahaman yang baik terkait pentingnya makanan bergizi. “Perlu diberikan edukasi bagi anak-anak mengenai pentingnya makanan bergizi seperti manfaat karbohidrat, vitamin protein agar anak-anak mindsetnya tertanam karena makan bergizi itu penting bagi mereka,” jelasnya.
Untuk diketahui, sebelum mengunjungi SD Inpres Osmok, Pj. Gubernur juga meninjau Lokasi Dapur Masak Makanan Bergizi di Alak untuk melakukan pengecekan standar yang baik terkait proses mengolah makanan hingga disiapkan untuk diberikan bagi anak-anak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











