Novita Foenay berharap forum ini dapat menjadi ruang dialog yang produktif dan partisipatif. Proses ini memberikan ruang seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi, saran serta masukan yang relevan. “Terlaksana diskusi yang terbuka dan konstruktif, sehingga melahirkan ide-ide segar yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan revisi RTRW,”ungkap Novita.
Ia menambahkan agar tata ruang wilayah yang dihasilkan, harus mampu mencerminkan kepentingan semua pihak, dari pemerintah hingga masyarakat lokal, dunia usaha serta menjaga kelestarian lingkungan
Hadir pada kesempatan tersebut Asisten II Mesak Elfeto, Kepala Dinas PUPR Teldy Sanam, Kepala BP4D Juhardi Selan, para pimpinan OPD dan Camat se-Kabupaten Kupang.
Hadir pula Balai Pelaksana Jalan Nasional X NTT, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi NTT, Balai Pengelola Observatorium Nasional dan undangan lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











