ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Mutasi Penghujung Tahun : Bupati Kupang Lantik Pasutri dan Kakak Beradik Jadi Camat

Avatar photo
Reporter : Dicky TaunaisEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Fungsional di BKPSDM Kabupaten Kupang

Plt. Kabid Mutasi BKPSDM Kabupaten Kupang

Bagi keluarga besar Langkameng, pelantikan ini bukan sekadar jabatan, melainkan suka cita dan kebanggaan, karena dua anak mereka kini menapaki jejak pengabdian sang ayah sebagai camat.

Pasutri Alumni STPDN: Simbol Kepercayaan dan Profesionalisme

Sejarah Baru di Penghujung 2025: Bupati Kupang Lantik Kakak Beradik dan Pasutri Alumni STPDN Jadi Camat.

Tak berhenti di situ, sejarah kembali tercipta ketika Bupati Kupang melantik sepasang suami istri sebagai camat. Mereka adalah Ayub Manafe dan Villy Nakamnanu, Alumni STPDN Angkatan 2009 (Angkatan XVII).

Baca Juga :  Bupati Kupang Buka Sosialisasi OVOP: Dorong Setiap Desa Miliki Produk Unggulan Berbasis Potensi Lokal

Ayub Manafe dilantik sebagai Camat Fatuleu Barat, sementara sang istri, Welly Nakamnanu, dipercaya memimpin sebagai Camat Kupang Barat.

Pelantikan pasangan suami istri ini menjadi simbol kuat bahwa profesionalisme, integritas, dan kompetensi tetap menjadi landasan utama dalam penempatan jabatan strategis.

Usai pelantikan, Ayub Manafe menyampaikan pesan penting yang diterimanya langsung dari Bupati Kupang.

Menurutnya, camat harus hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar sebagai administrator, tetapi sebagai pemimpin wilayah yang peka terhadap persoalan rakyat.

“Pesan Pak Bupati sangat jelas, kami wajib mendekatkan diri dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Baca Juga :  Polda NTT Terima Plakat Penghargaan dari YBKI atas Dukungan dan Pengamanan Kegiatan Muskhatlon 2024

Untuk Fatuleu Barat, perhatian khusus diberikan pada upaya pengurangan risiko bencana di desa-desa rawan,” ujar Ayub.

Ia menegaskan, pengelolaan pemerintahan kecamatan ke depan akan menitikberatkan pada koordinasi yang kuat dengan pemerintah desa, terutama dalam pengelolaan Dana Desa dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami di kecamatan berperan sebagai fasilitator agar desa-desa mampu mencapai Standar Pelayanan Minimal, sekaligus memastikan tata kelola pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Tonggak Baru Birokrasi Kabupaten Kupang

Pelantikan massal camat dan lurah di akhir 2025 ini menjadi kado istimewa tidak hanya bagi alumni STPDN, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

Baca Juga :  Pemkab Kupang Targetkan Bangun 1.000 Sumur Bor

Langkah berani Bupati Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki dinilai sebagai wujud komitmen membangun pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berbasis meritokrasi.

Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan daerah, kehadiran para camat baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak pelayanan publik, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendekatkan negara dengan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Penghujung 2025 pun tercatat sebagai tahun penuh sejarah, ketika dedikasi, keluarga, dan pengabdian berpadu dalam satu momentum besar di Kabupaten Kupang.

 

  • Bagikan