Keempat, segera laksanakan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah terkait NPHD yang belum terserap 100 persen.
Kelima, laksanakan pengamanan dan Gakkum yang tidak memihak sehingga mencegah terjadinya konflik.
“Konflik dimulai karena adanya ketidakadilan, dan keberpihakan dari para pemangku pimpinan terutama dalam Pilkada. Jangan tebang pilih dalam penegakkan hukum, laksanakan seadil-adilnya. Laksanakan dengan mengeliminir kesalahan yang terjadi dalam Pilkada, prediksi yang seakurat mungkin, sehingga tidak ada bias dan tetap fokus terhadap segala potensi kerawanan,” ujarnya.
Saat ini lanjutnya, perencanaan dan pelaksanaan menjelang Pilkada telah berjalan 50 persen.
“Masing-masing instansi dan stakeholder terkait Pilkada mulai sekarang membuat calm down, atau hitung mundur. Hitung mundur ini dapat menjadi alarm untuk mengingatkan kita, agar disiapkan dari jauh-jauh hari. Saat ini perencanaan yang baik, pekerjaan kita sudah berjalan 50 persen,” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











