ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur NTT Ajak Semua Pihak Jaga Spirit Damai & Toleransi Di Bumi Flobamorata

Avatar photo
Reporter : DICKY TAUNAISEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Idul Fitri adalah saat kita kembali memperkuat tali silahturahmi dan tali persaudaraan sebagai sesama anak bangsa dan sebagai sesama anak-anak yang lahir dari bumi Flobamorata. Dalam perspektif ini Idul Fitri  adalah sebuah perayaan kemanusiaan, sebuah ajakan untuk saling memaafkan dan kembali berkumpul bersama. Melalui perayaan Idul Fitri, kita kembali mengukuhkan semangat persaudaraan kemanusiaan (ukhuwwah insaniyah), persaudaraan sesama warga negara (ukhuwwah wathaniyah), dan persaudaraan sesama umat Islam (ukhuwwah islamiyah).” Jelas Gubernur Melki.

Dalam perayaan penuh berkah ini, Gubernur NTT Melki Laka Lena juga mengajak segenap umat muslim NTT, baik yang ada di NTT maupun di luar NTT agar terus memberikan kontribusi untuk membangun daerah ini.

“Perayaan kemenangan dan sukacita hari ini hendaknya dapat membangkitkan terus semangat optimisme dan menjadi daya dorong bagi kita sekalian warga NTT dimanapun berada untuk terus bergandengan tangan dalam membangun Nusa Tenggara Timur yang  Yang Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan.” Ajak Melki.

Baca Juga :  Bupati Kupang Yosef Lede Serahkan Langsung SK Kenaikan Pangkat 120 PNS

“Izinkan saya atas nama Pemerintah dan Masyarakat NTT menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT senantiasa memberikan hidayah, kepada kita semua yang sedang membangun diri menuju hari esok yang lebih baik.” Ucap Gubernur Melki Laka Lena mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, Ustad H. Ibrahim Imang, selaku Khatib menyebutkan sikap saling menghargai dan menghormati antar sesama merupakan salah satu kunci sukses membangun kehidupan keberagaman dalam Islam.

Baca Juga :  Warga Desa Oeltua Bertemu Bupati Kupang Minta Pemekaran jadi Desa Binlaka

“Kita bisa mewujudkan hidup berdampingan dengan aman dan tentram, dimana sikap saling menghargai dan menghormati kita pegang teguh. Jika demikian akan terwujudnya pembangunan disegala bidang baik untuk kepentingan pribadi, keluarga, bangsa dan negara,” Ucapnya.

“Bila ada orang yang tidak mengakui adanya keragaman, atau tidak mau bekerja sama dengan alasan perbedaan, maka sesungguhnya ia telah menolak Sunnatullah itu sendiri yang merupakan kehendak dari Allah SWT,” tambahnya.

Ustad Ibrahim juga mengatakan umat Muslim di NTT untuk mendukung dan mengawal semua program-program pembangunan yang direncanakan dan dijalankan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT beserta jajaran.

Baca Juga :  Dewan Mesjid Dan MUI Himbau Umat Islam Tidak Terprovokasi

“Semua program-program pembangunan di segala bidang yang dijalankan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT beserta jajaran harus kita dukung, dimana semua itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan membangun NTT yang kita cintai ini melalui semangat ”Ayo Bangun NTT”.” Pungkas Ustad Ibrahim Imang.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTT, Mindriyati Astiningsih, Ketua MUI Provinsi NTT, Ketua PBNU Provinsi NTT, Ketua Muhamadiyah Provinsi NTT, Ketua MUI Kota Kupang, Para alim ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan serta kaum Muslimin dan Muslimat.

  • Bagikan