“Proses urusan adat ini sudah direncanakan oleh anak saya sendiri. Semua kebutuhan seperti dekorasi, pakaian adat, kain dan sarung, serta seragam kemeja putih, itu semua dibeli dan dipersiapkan oleh anak saya sendiri, Jesika,” tambahnya.
Sementara itu, Petrus Malo Koroka, suami Jesika, juga memberikan penjelasan terkait hubungan mereka. Disebutkan hubungan mereka sudah terjalin selama dua bulan sebelum prosesi adat berlangsung.
Ia mengungkapkan bahwa setelah menjalani prosesi adat, ia dan Jesika sudah tinggal bersama sebagai pasangan suami istri selama satu bulan.
“Kami sudah menjalin hubungan selama dua bulan sebelum prosesi adat berlangsung, dan setelah itu kami tinggal bersama sebagai suami istri selama satu bulan. Selama tinggal bersama, kami tidak pernah mengalami pertengkaran ,” ujar Petrus.
Petrus pun berharap agar permasalahan ini tidak berkembang lebih jauh.Karena setelah viral dimedia sosial, isterinya Jesika pulang kerumah orang tuanya.
“ Saya berharap agar istri saya, Jesika, bisa kembali ke rumah dan melanjutkan kehidupan bersama tanpa ada gangguan dari luar ,” harap Petrus.
Karena menurut Petrus, keluarga berharap agar kasus ini tidak diperpanjang dan mengajak semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya dan menghormati adat serta budaya yang ada di Sumba.
“ Saya harap agar masyarakat dapat memahami bahwa dalam budaya Sumba, pernikahan adat bukanlah sekadar ikatan antara dua individu, melainkan juga antara dua keluarga besar yang saling menghormati dan mendukung satu sama lain ,” kata Petrus
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











