ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Dituduh Kawin Paksa! Orang Tua Kandung Jesika Bantah Keras, Yulius: Perkawinan Adat Ini Bukan Paksaan

Avatar photo
Reporter : AVRANDO Editor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

“Proses urusan adat ini sudah direncanakan oleh anak saya sendiri. Semua kebutuhan seperti dekorasi, pakaian adat, kain dan sarung, serta seragam kemeja putih, itu semua dibeli dan dipersiapkan oleh anak saya  sendiri, Jesika,” tambahnya.

Sementara itu, Petrus Malo Koroka, suami Jesika, juga memberikan penjelasan terkait hubungan mereka. Disebutkan hubungan mereka sudah terjalin selama dua bulan sebelum prosesi adat berlangsung.

Ia mengungkapkan bahwa setelah menjalani prosesi adat, ia dan Jesika sudah tinggal bersama sebagai pasangan suami istri selama satu bulan.

Baca Juga :  Kasdam IX/Udayana Resmikan Pipanisasi TNI-AD Manunggal Air di Bukit Fulan Fehan

“Kami sudah menjalin hubungan selama dua bulan sebelum prosesi adat berlangsung, dan setelah itu kami tinggal bersama sebagai suami istri selama satu bulan. Selama tinggal bersama, kami tidak pernah mengalami pertengkaran ,” ujar Petrus.

Petrus pun berharap agar permasalahan ini tidak berkembang lebih jauh.Karena setelah viral dimedia sosial, isterinya Jesika pulang kerumah orang tuanya.

Baca Juga :  Di Alor, Masjid Diberi Nama Amon Djobo

“ Saya berharap agar istri saya, Jesika, bisa kembali ke rumah dan melanjutkan kehidupan bersama tanpa ada gangguan dari luar ,” harap Petrus.

Karena menurut Petrus, keluarga berharap agar kasus ini tidak diperpanjang dan mengajak semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya dan menghormati adat serta budaya yang ada di Sumba.

Baca Juga :  Membangun Gereja Sama Dengan Membangun Iman

“ Saya harap agar masyarakat dapat memahami bahwa dalam budaya Sumba, pernikahan adat bukanlah sekadar ikatan antara dua individu, melainkan juga antara dua keluarga besar yang saling menghormati dan mendukung satu sama lain ,” kata Petrus

  • Bagikan